Jalan-jalan di kota Metz

This city surpasses our humble expectation. Untuk ukuran sebuah ‘kota kecil’, Metz begitu cantik dan cukup besar untuk di-explore.

Karena ga expect bahwa Metz akan secakep ini, jadi kami ga mengalokasi waktu cukup banyak untuk kota ini. Awalnya kami kira yang butuh waktu banyak buat eksplorasi adalah Nancy (cerita menyusul). Malah sempat ada keinginan untuk menghapus Metz dari itinerary, supaya Nancy dan Luxembourg dapat dinikmati dengan lebih optimal… Ahhh…puji Tuhan ngga yaaa…. Hihihiiii…

Metz merupakan kota yang relatively aman. Tapi jika anda berjalan malam-malam, jangan kaget kalo ketemu wanita-wanita, baik di jalan atau di lampu merah, yang dengan cueknya ngasih jempol tanda ‘available to book’ wkwkwwkkk…..

Ada satu bagian di kota Metz yg mengingatkan kami pada Paris, yaitu Temple Neuf.

Temple Neuf merupakan gereja Protestan bergaya Roman yg terletak berdekatan dengan The Opera Theatre. Yang menjadi daya tarik gereja ini bukanlah gerejanya. Gereja Protestan kan selalu ‘kalah pamor’ dibandingkan gereja2 Katolik yg ada di Eropa… Yang menarik dari Temple ini adalah lokasinya. Posisi temple ini membelah sungai Moselle. Kami jadi teringat Notre Dame di Paris.

Metz memiliki beberapa taman kota yang cantik, salah satunya (dan yang paling terkenal) adalah the Esplanade. Menginjakkan kaki di taman ini mengingatkan kami pada taman di depan Eiffel Paris. Ambience nya sangat familiar, sangat ‘French garden’.

Karena waktu yg ada begitu terbatas, beberapa spot turistik kota ini tdk sempat lagi kami kunjungi. Salah satunya adl gereja Saint-Pierre aux Nonnains, yg merupakan salah satu gereja tertua di Perancis. Ahh sayang betul yaa…. Kami juga missed jadwal pasar loak di Metz. Padahal pasar ini adalah the second biggest flea market in France. Aaiihhh daahhh….

Pasar loak terbesar kedua di Perancis ini, diadakan sekali setiap bulan di Centre Pompidou Metz, salah satu dari sekian banyak yg menjadi ikon penting kota Metz. Centre Pompidou Metz adalah museum untuk modern and contemporary arts. Desain museum ini begitu unik, dengan penggunaan bahan kayu sebagai aksen penting gedung tersebut.

Di bagian belakang Centre Pompidou, ada sebuah taman kecil, entah apa namanya, yg juga cukup nyaman untuk dinikmati. Menyatu dengan taman tersebut, terdapat sebuah taman bermain kecil khusus buat anak-anak balita, yg sepertinya belum lama dibangun. Lumayan kan yaa, sehabis menikmati segala bentuk arts di museum Pompidou, anak2 bisa menikmati art of playing freely di taman bermain, sementara bunda menikmati art of photographing, dan ayah menikmati art of doing nothing hahahahaaaa.

Selagi kami disana, terlihat di kiri kanan bbrp pasangan dan keluarga yg sedang asik piknikan… Centre Pompidou bener2 tempat yg menyenangkan..

Gastronomy Metz tidak terlalu special kalo saya bilang. Tapi tetap layak untuk dicoba tentu saja. Yahh namanya Perancis yaa… Soal kulinari, tetap aja selalu unggul dibanding negara lain (khususnya Belanda!!).

Metz *dalam hal ini sebenernya Lorraine*, terkenal dengan spesialisasi cemilan manis. Khususnya yang terbuat dari Mirabelle *jadi ingat merk kosmetik di Indo euy hahahaa*.

Mirabelle adalah sejenis buah kismis *kyknya mereka masih sodaraan deh wkwkwkk* tapi berwarna kuning dan berukuran lebih besar dari kismis. Rasanya, hmmmm…. Agak susah ya saya deskripsiin. Campuran antara rasa apel, pisang, dan jambu.. hahahahaaa…. Eh tapi ini beneran, agak2 seperti itulah rasanya. Yang jelas saya ga begitu suka, tapi si abang suka. Kami bela2in nyari patisserie yg konon katanya terkenal bgt di kota itu, demi ngedapetin taarte aux Mirabelle yg terkenal itu. Setelah ketemu, tartnya ga jauh2 juga ternyata sama apel tart yg ada di Belanda. Cuma bedanya ini pake Mirabelle aja. Akhirnya saya beli taarte aux Mirabelle pake karamel.

Selain dibuat menjadi tart, buah Mirabelle ini juga diproses menjadi manisan dan selai. Dgn packaging yg manis, manisan dan selai dari Mirabelle terkenal sebagai salah satu oleh2 khas kota Metz.

Satu-satunya drawback kunjungan kami ke Metz adalah timing. Kami merasa kunjungan kami kesana kurang begitu pas secara timing. Soalnya saat ini Metz sedang dalam masa2 pembangunan besar-besaran. Perbaikan di kiri kanan, baik jalan kecil maupun jalan besar. Sampe2 bbrp kali kami kebuang waktu hanya utk mencari jalan alternatif. Belum lagi taman cantik di depan Gare du Metz, yg jadi salah satu highlight kota itu, sedang dipugar besar2an. Mestinya kali kunjungan kami kudu nunggu sampe semua perbaikan selesai aja dulu ya, biar kenikmatannya maksimal… hehehehee…. :D

Oia, bagi teman2 Indo yg di Belanda, yg pengen plesiran ke Metz, kalo makan di restoran Asia, jgn kaget ya kalo harganya serba murah… Ya iyalah murah… Orang pas keluar porsinya small size… Udah gitu jgn berharap nasi putih (atau nasi goreng, atau bamie) er bij yaaa… Kalo ga dipesan, yaa ga keluar nasi nya… hahahahaaaa….

Selamat menikmati Metz ya temans… It’s really a worthy visit ^__^

.: bunda NayLa :.

Foto lengkap kota Metz bisa dilihati disini

Metz

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s