Tips Roadtrip Bersama Krucil Batita

Karena kami punya dua krucil yg hampir seumuran (2,9 thn dan 1,6 thn), maka jika bepergian/traveling jauh, kami hanya punya dua opsi; 1) Meninggalkan mereka di rumah (which is not an option!!!), atau 2) Not traveling at all (enak ajaaa!!!!! Wkwkwkwwkkk).

Setelah sekian lama selalu debat kusir dengan si ayah soal traveling bersama krucil, akhirnya minggu kmrn kami merasa timing yg pas utk jalan2 ke beberapa kota bersama krucil, dengan menggunakan mobil. Seruuu!!! Jalan2nya sekitar 5 hari, tapi persiapannya ada seminggu kali hahahahaa…. Mulai dari bikin daftar apa aja yg musti dibawa, trus nyiapin anak2 supaya excitedmau jalan2, sampai ke pengawasan ketat soal makan dan main agar mereka tetap sehat dan bugar sampe hari H.

Saya ga bilang bahwa bawa krucil untuk perjalanan panjang naik mobil itu bebas hambatan. Masalah pasti ada aja. Apalagi kalo mereka lagi banyak maunya. Tau kan anak umur 2 tahun; “ik ben twee en ik zeg NEE” wkwkwkwkwkwkkkk….. Tapi puji Tuhan, liburan dilewatkan dengan baik. Kami merasa perjalanan liburan kami kemarin cukup sukses membawa krucil batita.

Dibawah ini saya bagi tips liburan naik mobil membawa krucil batita a la Bunda ^^. Tips ini sukses buat kami, tapi mungkin ga sesuai kondisi anda, atau bisa juga anda punya pendapat yg lain.. Tapi minimal harapan saya, tulisan ini bisa sedikit membantu anda yang mau mengadakan perjalanan darat dengan membawa buah hati yg masih batita.

1. Tentukan jauhnya perjalanan.

Jika anak belum terbiasa dgn perjalanan mobil yg lama, jangan langsung mengambil rute yg jauh. Misalnya, anak biasanya cuma naik mobil sampe centrum doang. Eeh langsung diajak roadtripsampe Monaco. Naahhh… yg begini ini jangan protes kalo si anak rewel di jalan. Atau kalo memang ortu ga nahan pengen ke Monaco (misalnya hehehe..), sejak jauh2 hari sebelumnya si anak udah pelan2 dan bertahap dibikin terbiasa dengan perjalanan mobil.

Karena anak kecil merupakan mahluk yang bosenan, jadi saya dan suami sangat sepakat bahwa kami hanya akan membawa anak2 untuk roadtrip sejauh maksimal 8jam travel. Jika lebih dari itu, maka opsinya adalah pesawat terbang.

Buat batasan maksimal jarak travel bersama suami anda, dengan melihat kondisi dan kekuatan anak terhadap roadtrip.

2. ‘more’ is the new ‘enough’

Setelah punya anak, apalagi anak umur balita atau batita, kami ga kenal lagi istilah traveling light. Bawaan yg ‘secukupnya’ ga bisa lagi ada dalam prep-list. Tapi untungnya poin ini bukan masalah besar jika bepergian dengan kendaraan sendiri. Semua barang bisa tumplek di bagasi. Jadi bawalah dengan jumlah yang ‘berlebihan’ barang2 mereka; baju, pempersrompersbibs,lotiondoekjes (tisyu basah), makanan, sampai pada mainan. Tau kan anak2 kalo makan dan main gimanaaaaa……hehehee….

3. Jangan lupakan barang favorit mereka

Lamanya perjalanan sering menimbulkan rasa tidak nyaman bagi anak2. Ya ga usahlah anak kecil, orang besar pun kalo kelamaan di mobil kan suka bête hehehe….

Agar krucil terhindar dari kebetean, buat mereka sibuk selama di jalan dengan hal2 yg mereka sukai. Misalnya dengan memutar koleksi lagu2 favorit mereka. Lalu kemudian ajak bernyanyi bersama sepanjang perjalanan. Krucil kami seneng banget denger lagu Nursery Rhymes dan K3. Saya pastikan lagu2 ini ada di playlist mobil.

Dan karena kedua anak kami ini seneng banget makan (setiap disumpel makanan, lgs diem hahahaa), jadi saya bawa stok makanan dan cemilan yang ‘berlipat ganda’ hehehee….

4. Jangan lupakan kenyamanan mereka selama di perjalanan.

Berhentilah setiap beberapa jam sekali, baik untuk mengganti pempers, melepas lelah, atau sekedar untuk meluruskan kaki… Pegel lhooo berlama2 di mobil…

5. Obat-obatan jangan ketinggalan.

Always be prepared, khususnya salep pantat. Kadang2 untuk mengejar waktu kita sering ga disiplin untuk berhenti mengganti pempers. Kelamaan mengganti pempers berpeluang kulit si krucil terkena ruam popok. Jadi jangan lupa bawa obatnya..

6. Interactive traveling

Jangan diam aja selama di jalan. Dan jangan selalu berharap mereka tidur sepanjang jalan. Karena kebanyakan tidur bikin mereka ‘fit’ dan bersemangat ketika nyampe di hotel/tempat tujuan. Nah, gantian kita yg kecapean dan butuh istirahat. Keadaan yg ga seimbang ini, bisa bikin kita bête, dan mereka pun bête.

Ajak mereka berinteraksi selama di jalan. Buat mereka excited melihat2 kiri dan kanan, dan buatlah percakapan2 yang mengikat interest mereka, dari pemandangan yg mereka lihat. Trust me, it’s soooo fun (and sometimes funny) ^_____^

Semoga tips di atas berguna yaaa….

Much Love,

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s