Melirik Ronda

Salah satu kota yang menarik untuk dilirik di Andalusia adalah Ronda. Mungkin bisa jadi alternatif kunjungan berikutnya, setelah rangkaian perjalanan menikmati Pueblos Blancos.

Sebelumnya saya mohon maaf jika foto-foto tentang Ronda disini kurang begitu menarik. Masalah terbesar saya adalah ketinggian. Dengan gemetar dan berkeringat dingin saya mengambil foto-foto ini. Stamina seorang emak dua anak yang tak bisa lagi dibilang prima, membuat saya tak punya niat berjalan kaki jauh ke bawah untuk mengincar hasil foto El Tajo yang maksimal. Alhasil, mungkin gambar-gambar disini tak begitu merepresentasikan Ronda at its best. Saya anjurkan anda menjelajah mbah Google untuk gambaran Ronda yang lebih baik dan representatif ^___*

IMG_9333edit

Ronda terbagi atas dua bagian kota; Ronda tua dan Ronda baru. Kedua Ronda ini kemudian disatukan oleh jembatan  bernama Puente Nuevo atau New Bridge, yang dari penampilannya tak bisa lagi dibilang baru. Kedua Ronda, baik yang lama maupun baru, menurut saya sama saja; kecil, sempit, dan semakin terasa sempit dengan banyaknya turis yang beredar di kanan kiri. Saya tak bisa bilang bahwa kota ini cantik. Tua, iya. Tapi cantik, hmmm mungkin dulu ketika kota ini masih seperti gadis muda hehehe….

Ronda menjadi sebuah kota yang unik dalam pandangan banyak orang karena lokasinya yang ‘tidak biasa’; terletak di atas bukit batu, dengan karakteristik ngarai berkelok-kelok yang sangat dramatis bernama El TajoKonon posisi Ronda yang sangat ‘spesial’ ini membuatnya menjadi salah satu benteng pertahanan pasukan Moor yang terakhir sebelum akhirnya terpukul kalah oleh tentara Spanyol Katolik. 

Selain jurang curam yang dramatis tersebut, Ronda juga dikenal sebagai tempat lahirnya pertandingan Matador alias bullfighting. Plaza de Toros, arena bertanding matador di Ronda, merupakan salah satu arena tanding paling tua dan paling penting di seluruh Spanyol. Karena tertawan oleh sejarah cerita tentang matador ketika di Sevilla, maka kami pun berniat mengunjungi Plaza de Toros ini. Sayangnya hari itu hari Minggu. Plaza de Toros tentu saja tak buka. 

IMG_9317edit

IMG_9339edit

IMG_9354edit

IMG_9360edit

IMG_9373

Kekhasan lain yang dimiliki Ronda adalah burung rajawali. Sulit dipercaya tapi itu benar. Ronda dan kawasan sekitarnya merupakan tempat berkeliaran bebas burung-burung rajawali. Makanya tak heran, souvenir kota ini memuat 3 hal penting yang ada di Ronda; arena matador, El Tajo, dan rajawali.

Persinggahan kami di Ronda memang singkat, hanya sekedar mencari tempat beristirahat, merenggangkan badan dan mengisi perut yang kelaparan dalam sebuah perjalanan darat dari Sevilla menuju Granada. Walau begitu, tapi kami berani bilang bahwa kota ini adalah satu dari beberapa kota yang akan terus kami kenang. Bukan karena matadornya, bukan pula karena tebing curamnya. Tapi, karena rajawalinya. Saya dan suami sangat menyukai rajawali, karena burung tersebut menjadi rhema dalam kehidupan rohani kami. Melihat dengan mata kepala sendiri rajawali-rajawali yang terbang bebas di angkasa, hati kami jadi berkobar-kobar. Ini seperti sebuah peneguhan dari Tuhan untuk setiap mimpi yang sedang kami doakan dan perkatakan setiap hari ^____^

“Tetapi orang-orang yang menantikan Tuhan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah” – Yesaya 40:31

IMG_9301edit

bagpacker-cremenavy

Advertisements

15 Comments Add yours

  1. Messa says:

    ternyata bukan cuma di Indonesia ada Ronda ya 😀 di Spanyol pun ada 😀

    1. PatriCia says:

      hahaha.. iyaa…. cuman yg di spanyol ga pake hansip wkwkwkkwk… ^___*

  2. Hai Patricia kunjungan balik 😉

    Ya ampun gue langsung ngerasa Geografi gue jeblok, Andalusia gue pikir naam di negeri dongeng dong 😆 . Makan makan di resto yang jalanan gitu romantis ga sih iiih kalo di Indo adanya kaki lima doang kaga ada romantis romantisnya hahaha.

    1. PatriCia says:

      Hahahaa…. toss dong kita…. aku juga tau Andalusia eksis stlh browsing kota cantik di Spanyol… pikirku Andalusia itu kampungnya Gissele di Enchanted hahaha…

      Makan di resto pinggir jalan mmg romantis sih… Tapi buat kami tetep makan di kaki lima lebih ngangenin hehehee…. 😉

      Makasih kunjungan baliknya, btw ^_____^

      1. Oiyaaaa Enchanted hahahahhahaha pantes kaya pernah denger 😆

  3. omnduut says:

    Aaaa….. aaaaaaa *histeris* *piuhpiuh kendalikan diri*
    Cakep bangeeeeeeetttt *masih histeris* *lebay* 😀

    1. PatriCia says:

      aduh om… jgn kenceng2 histerisnya…. kayak abegeh liat justin bibier deh… nyebut om…nyebut… hahahhaa…. ^____^

      1. omnduut says:

        Hahaha 😀 Justin Bieber yang malah histeris liat aku. “Aaa raksasa dari endonesah” katanya hwhwhwhw

  4. ihirrrr seneng rasanya merehatkan badan melepaskan lelah menikmati ngarai dan ronda yang penuh pesona sambil menyeduh kopi spanyol, melihat burung2 rajawali yang terbang di langit ronda…biarlah rasa ini berlari lari di pikiranku sapa tahu jadi kenyataan hehe

    1. PatriCia says:

      waahhh… pujangga sekali kau nampaknya yaa… ^______^

  5. shintadaniel says:

    aslik langsung gamang pas liat foto sungai dari atas tebing itu loooh.. angle fotonya “dapet” banget

    1. PatriCia says:

      jujur, kameranya di set auto trus cepet2 main jepret… ga berani nengok ke bawah saking parno sama ketinggiannya hahahahaa….

      1. shintadaniel says:

        Aq aja yg liat fotonya ngeri apalagi liat langsung tp emg cantik bgt ya kotanya bs dibangun diatas tebing gt, jaman dulu padahal masih pake tenaga kuda yaa.

      2. PatriCia says:

        iya bener… amaze yaa sama hebatnya org2 jaman dulu…. ^____^

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s