Pasar Tegalega | Bandung

Mungkin buat kalian teman-teman di Indonesia, ke pasar adalah sesuatu yang biasa dan merupakan sebuah rutinitas yang tak menarik untuk dibahas (hanya asumsi).

Katakan kami pasangan aneh, karena kami senang ke pasar, bukan untuk beli ikan tentu saja hahahhaa, tapi sekedar ‘menraktir’ mata dengan pemandangan tingkah polah aneka rupa orang, sambil menjamu lidah dengan penganan murah meriah yang sudah pasti ada di pasar….

IMG_0259

Ketika di Bandung, saya diajak mertua ke pasar kaget Tegalega… Pasar ini dibuka dari jam 5 subuh (koreksi saya jika salah), dan berakhir tepat jam 10 pagi. Kawasan ini ramai bukan hanya dengan orang-orang yang berjual beli, tapi juga dengan orang-orang yang berolahraga pagi, baik berkelompok maupun sendiri.

Walau berbeda namun tetap satu, terasa betul di pasar ini. Yang mengais rejeki, bukan hanya warga pribumi, tapi juga warga keturunan (yang saya yakin pasti tak suka disebut demikian… Setahu saya, mereka tetap lebih senang disebut pribumi alias warga Indonesia aseli). Begitu pula pihak pemberi rejeki alias pembeli, bermacam-macam penampakannya; mulai dari yang berkulit kuning langsat bermata kecil, hingga yang kulitnya sawo kelewat matang dengan mata sebesar bola pingpong *maaf terinspirasi lirik lagu jadul*, dari yang (kelihatannya) berdandan rapi dan bersih, hingga yang (sepertinya) tak sempat mandi lagi karena takut ditinggal ke pasar (seperti saya, contohnya hahahaa)

Saya jadi berpikir, siapa sih biang kerok pembuat benang kusut, yang menciptakan pengkotakan dan pemisah antara pribumi dan keturunan…?? Merekalah seyogyanya yang memicu terjadi pemilahan antara pribumi dan pribumi KW. Karena pada kenyataannya di lini bawah, kehidupan masyarakat masih berdampingan secara rukun dan harmonis…*maaf, alinea yang satu ini salah fokus hehehee*

Kembali ke soal pasar Tegalega, jika suatu saat anda ke Bandung, jangan dong hanya mampir di outlet baju saja… Coba mampir ke pasar ini… Menarik sekali beraktifitas pagi di tempat ini… Anda punya dua pilihan yang sama-sama menyenangkan; ikut kelompok mereka yang sibuk bergerak membakar lemak, atau ikut kelompok mereka yang sibuk nempel di gerobak makanan “membentuk” lemak 😉

Advertisements

9 Comments Add yours

  1. Wah sama dong suka ke pasar kaget. Tiap pulang kampung kami pasti sengaja berkunjungbke rumah adik di minggu pagi di cipadung, disana ada pasar kaget yg walaupun tak sebesar pasar tegalega namun cukuplah bagi kaki untuk bersuka ria😁

    1. Seru ya mba ke pasar kaget…. Jadi suka terkaget-kaget sendiri; kaget sama makanannya yg enak2, kaget sama harganya yg murah meriah wkwkwkwkkk…. ^_____^

  2. cerita4musim says:

    astagaa itu jajanan nya bikin ngiler bgt sih :))

    1. Iya mbaa… Indonesia itu memang surganya jajanan yaa…. *ngetik.sambil.ileran*

  3. wah makanannya enak selalu dah :D. jrenggg ngiler..

    1. ahhh kau Nandito… jgn ileran di depan komputer… sana, ambil angkot, cabut ke pasar….. :p 😀

      1. wkwkwkw… jangan gitu dong. secara kau kan ketuanya. hahahaha. coba saja itu BPK :P.

  4. chris13jkt says:

    Masuk pasar selalu menyenangkan ya, selain suasananya, jajanannya itu lho . . . . 🙂

    1. Iyaa… Udah gitu, enak di lidah en enak di kantong pula ya… Hehehee… 🙂

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s