[photoTalk] Second Shooter

Selama dua minggu saya menyebar info mencari second shooter.

Mungkin, –ini hanya asumsi–, karena saya menawarkan fee di atas standar upah Belanda, ditambah ongkos transportasi, maka pencarian ini diminati juga oleh fotografer Belanda. Tapi pada akhirnya saya memutuskan memilih gadis Indo-Belanda yang cantik (dan sepertinya easy-going) karena pertimbangan agar komunikasi antara kami mulus jalannya.. Saya rasa bekerjasama dengan orang yang bisa berbahasa Indonesia walau patah-patah masih jauh lebih baik daripada saya harus memberi order dengan bahasa Belanda yang patah-patah ;). Portfolio gadis ini pun cukup menarik. Cara mencari angle dan framing, agak mirip dengan gaya saya… Saya berharap dia bisa jadi partner foto saya untuk event-event berikutnya… Pasti penasaran dengan penampilan second-shooter saya yaa… Iyaaa memang saya sengajaaa…. ^_____^

Apakah second shooter (SS) itu? Kurang lebih fungsinya adalah sebagai co-photographer dalam sebuah event (kebanyakan event pernikahan, walau tak menutup kemungkinan event yang lain juga). Seberapa perlunya seorang SS dalam sebuah proyek reportase foto? Jawabannya tergantung fotografer masing-masing. Saya pernah meliput tanpa SS, dan meliput dengan SS. Keputusan saya: tak akan pernah lagi meliput acara besar tanpa bantuan seorang SS 😀

Saya bukan termasuk orang yang energetic bisa hinggap sana hinggap sini dengan cepat. Memiliki SS membantu saya mengambil foto dari angle yang berbeda, sehingga memperkaya foto galeri yang nantinya akan diberikan kepada klien. Kehadiran SS pun memberi keamanan dan kenyamanan ekstra, bahwa jika sesuatu terjadi dengan kamera saya *knock knock on the wood*, saya punya back-up source. Adanya SS juga memberi rasa aman pada klien. Having two people is always better than one.

Bagi SS saya selain upah dalam bentuk fee, saya tawarkan juga jasa saya sebagai SS jika suatu saat nanti dia membutuhkan. Bagi saya, menjadi SS adalah lahan belajar. Karena itu saya senang mengajak orang lain menjadi SS, khususnya seorang yang sedang ingin banyak belajar dan memperbanyak jam terbang. Dan saya pun menyambut sangat baik jika ada yang mengajak saya menjadi SS.

Tentu saja hal diatas tidak mutlak. Karena saya mengenal beberapa teman fotografer di Wijchen ini yang mengerjakan liputan pernikahan tanpa bantuan SS. Dari hasil pembicaraan santai dengan teman-teman tersebut, pada akhirnya keputusan ya tidaknya menggunakan SS tergantung pada seberapa banyak variasi foto berkualitas yang ingin kita berikan pada klien, dan seberapa banyak ‘keuntungan’ yang kita ingin masuk ke kantong sendiri ^____*

 Happy clicking,

-Patricia-

Advertisements

12 Comments Add yours

  1. Gara says:

    Memberikan sesuatu yang terbaik untuk klien, kalau menurut saya akan lebih memberi kepuasan ketimbang seberapa banyak pundi yang berhasil dikumpulkan secara pribadi, Mbak. Selain berbagi rezeki, berbagi ilmu, dan kita juga dapat ilmu dari para SS.
    Semangat terus buat fotografinya Mbak, semoga makin sukses!

    1. Setuju dgn pendapatmu, Gara… You’re so client-oriented 😉😄… Thx for your support 😃

      1. Gara says:

        You’re welcome :hehe.

  2. auuak says:

    Pengen liat ss nya mbak 🙄

    1. hahahaa…. pengen sih pajang disini potonya… tapi ntar yaa saya ijin dulu sama yg punya muka….. 😀

      1. auuak says:

        hahahha 😀 yoi mbak..

  3. mellyloveskitchen says:

    Professional sekali dirimu mba pat, nice to meet you here 😉 salam kenal yaaa 😉

    1. halo bu Lurah… makasih udah mampir yaaa…. belum berani ngaku profesional sih hehehe… tapi berusaha bikin yg terbaik aja hehehe… ^____^

  4. zilko says:

    Baru tahu tentang SS ini 🙂 . Benar juga ya, untuk suatu keperluan yang penting, memiliki SS lebih baik daripada tidak. Amit-amit terjadi sesuatu kan, jadi ada backup-nya 🙂 .

    1. Iya bner Zilko…. Apalagi wedding kan moment yang (hopefully) once in a lifetime 😀

  5. bebyrischka says:

    SS nya siapa? Grufie dongs, Mbaaak.. Hahah 😀

    1. Hahahahaa…. Ntar yaaa…. Besok baru acaranya… Semoga sempat nge-twofie hahhahaa…. 😉

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s