Liburan Nekad Penuh Kesan

Saya dan suami sepakat bahwa liburan musim semi kemarin adalah liburan ternekad dengan persiapan terminim sepanjang sejarah perjalanan jalan-jalan kami.

Memang benar, saya sudah gembar-gemborkan kesiapan itinerary saya di blog ini sejak kira-kira sebulan sebelumnya. Apa daya, itinerary tersebut pada akhirnya mengalami banyak ‘pemangkasan’ setelah saya dengan berat hati lebih mendahulukan proyek bundanayla daripada jalan-jalan liburan. Sebagai resiko, durasi perjalanan kami harus sangat dipersingkat.

Perjalanan tersebut semakin membuat pusing pala barbie nyata ketidaksiapannya dengan kedatangan mertua yang tanggalnya terus maju mundur cantik hingga detik-detik beberapa hari terakhir. Akibatnya, reservasi hotel kami lakukan sangat last minute. Bahkan reservasi penginapan untuk dua tujuan terakhir kami lakukan di tengah jalan **tepokjidat**

IMG_1750-copy

Selama perjalanan pun, segala sesuatu berjalan sangat menyimpang dari rencana…

Hari pertama kami nyasar di sebuah rumah [yang kelihatannya!] hantu @___@

Hari kedua bertemu jalan buntu di puncak gunung.

Hari ketiga terbuang waktu percuma, terjebak paksa gara-gara Giro d’Italia.

Hari keempat mertua tiba-tiba meriang…

Hari kelima harus duduk cantik hampir se-jam di trotoar jalan raya di suatu sudut kota bersama dua krucil yang sudah dekil, dua ompung yang mulai merengut, dan setumpuk tas belanjaan yang sayangnya bukan milik saya (‼)

Hari keenam tersesat di hutan belantara in the middle of nowhere di kaki gunung alpen, di tengah hujan dan kabut, so much thanks to our outdated navigation

Hari ketujuh, terjebak kemacetan total di tunel Gotthard.

Walau sepertinya setiap hari ada saja hal yang terjadi yang gampang melemahkan hati untuk menikmati jalan-jalan ini, tapi puji Tuhan di setiap hari pula kami temukan hal-hal yang menyenangkan diluar dugaan. Banyak kejadian nyasar membawa hikmah, yang mengantar kami pada spot foto tempat liburan yang tak terduga indahnya. Bahkan, terima kasih kepada jalanan yang ditutup karena salju, membuat ompung mamih dan ompung namboru akhirnya mendapat kesempatan emas berfoto dengan sumringah sambil menggenggam bongkahan salju yang, kata ompung mamih, kayak es serut itu…… *______*

Karena gagal konsentrasi, untuk tujuan selanjutnya si ayah tanpa sadar mem-booking kastil kecil untuk hotel kami… Walau awalnya saya ngomel, tapi pada akhirnya senang juga. Kapan lagi bisa berlagak seperti putri bangsawan walau hanya selama dua malam saja….

Meskipun di malam hari, kata mertua, agak sedikit spooky, tapi si duo ompung tersebut tak pernah berhenti fotosesi di setiap sudut ruangan, setiap hari hahaha….. 😉

Sebuah momen lucu, ketika di suatu malam saya dan ayah berdua saja ngedate di kota meninggalkan krucil dalam asuhan ompung-ompung di kastil. Dalam perjalanan pulang, orientasi arah kami dikacaukan oleh model jalan yang berukuran kecil dan berbentuk hampir sama, seperti sebuah ‘mini labirin’. Dalam kebingungan, tiba-tiba ayah nyeletuk, “Yang, kita hampir sampai…” “Tahu dari mana..?” tanya saya. Dengan penuh pede ayah menjawab, “Tuh tower kita udah kelihatan…”

Tower kitaaa???? Baru semalam tidur di kastil sudah merasa seperti milik sendiri hahahaa…. ^___*

Mem-booking hotel di saat-saat terakhir pun secara mengejutkan menghantar kami pada tempat-tempat diluar perencanaan. Hasil kongkow-kongkow dengan beberapa penduduk lokal di sebuah desa kecil yang tak pernah kami tahu eksis dalam peta, secara sukses menggoda kami banting setir merubah arah tujuan. Sebuah keputusan nekad membawa hikmah ^____*

Liburan nekad ini ditutup dengan malam terakhir yang penuh kesan. Malam itu, yang notabene merupakan malam sebelum ulang tahun ayah, tiba-tiba dari kamar hotel terdengar bunyi petasan dan kembang api di luar, entah karena perayaan apa. Sambil menikmati pertunjukan kembang api dari balkon kamar, saya senggol ayah, “that’s your early birthday celebration, Hun…”

Sebuah penutup perjalanan yang indah….. Sebuah favor Tuhan….

IMG_1732-copy
My second best man (after my father), dengan sepatu merah nge-jreng andalannya yang selalu membuat saya keki setiap kali melihatnya …. ^______*

Mvg,

Patricia | deBagpacker

Endnote: Dokumentasi foto pada posting-an ini (kecuali fitur foto) seluruhnya diambil dari kamera genggam. Untuk itu mohon dimaklumi kekurangan dalam hal kualitas pada setiap gambar. 

Advertisements

14 Comments Add yours

  1. Nekad dan banyak kesalahan yang bawa berkah ya. Bagus2 fotonya.

    1. Iya nih Ryan… Berkah anak soleh hehehhee…. ^____^

  2. kurisetaru says:

    Mbak Pat… Itu foto pertama dimana? CANTIK BANGET PEMANDANGANNYA! Somewhere di Austria atau Jerman kah???

    1. Foto pertama? Maksudnya foto fitur ?

      1. kurisetaru says:

        Iya yg danau itu

      2. Ooo itu di Swiss. Namanya Bergdorf Lungern.

  3. Aw sepatu andalan nya keren banget lho, kok bisa bikin kamu keki😁?

    Kadang yg tidak direncanakan itu adalah hal yang penuh kesan👍

    Bagus bagus fotonya 👍👍👍

    1. Aku dan suami yin dan yang, mba Yayang…. Khususnya soal pilihan warna, dia demen banget yg sengejreng-ngejrengnya, aku demen yg sekalem-kalemnya…. Kebayang dong yaa, buat dia gayaku membosankan, buatku gaya dia menohok mata hahhahaa…. ^____*
      Aduuhhh, makasih mba Yayang, udah ngasih 3 jempol… 4 malah…. ^_____^

  4. neng fey says:

    yang males mah macetnya doang ya mbak, tapi ya klo macetnya pake pemandangn kece kayak gitu mah “agak” seneng juga ya hihihi

    1. Iya neng…. pemandangannya lumayan menghibur….tapi sekitar 45min diam ga bergerak, lama2 bosen juga eii… untung ga sampe kebelet wkwkwkwk…. 😉

  5. Messa says:

    seru banget petualangannya eda 😀

    1. Iya eda… Dan makin seru krn bawa inang2 wkwkwkwkkk 😉

  6. auuak says:

    keren mbak fotonya

    1. Wahh….makasiihhh…. 🙂

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s