Negeri Dongeng Wijcheline

Catatan to-write list saya berkata bahwa sekarang waktunya menulis bagian kedua cerita tentang Strasbourg. Tapi begitu sadar bahwa pergantian tahun hampir tiba, saya lalu meng-skip Strasbourg dan buru-buru menyelesaikan cerita ini. Kata ayah tadi malam, “percuma kau menulisnya… Natal sudah lewat…” Namun kata saya, sebelum bulan Desember selesai dan atmosfir Natal benar-benar berlalu, saya masih punya kesempatan….” *ngotot!!haha*

IMG_0644-copy

Selama tinggal disini, belum pernah sekalipun kami nikmati kemeriahan Natal di kampung sendiri; Wijchen. Begitu Desember tiba, secara otomatis, kami mencari-cari pasar Natal yang menarik untuk dikunjungi di Jerman… Memang bukan rahasia lagi kalau Jerman ahlinya pasar Natal. Tapi dalam dua tahun terakhir ini saya dapati dua pasar Natal Belanda yang tak kalah jempolan;  Scrooge festival Arcen dan pasar natal Valkenburg. Kedua festival Natal ini sangat unik dan tematik. Saya menyukainya…

Tahun ini, dalam rangka memeriahkan Natal, pemerintah Wijchen menyelenggarakan festival Natal bertema negeri dongeng. Wahh… menarik nih… Tema ini menggelitik rasa penasaran kami. Seperti apa kira-kira pusat kota Wijchen jika disulap menjadi negeri dongeng ^____^

Kerst Sprookjesfestijn Wijchen

Alkisah, di sebuah kastil megah di negeri dongeng tinggallah seorang putri cantik bernama Wijcheline. Negeri ini adalah sebuah negeri salju, dimana Anna, Elsa, Olaf, dan para peri salju tinggal… Hahaha… ya..ya… Apa lagi yang bisa memenangkan hati anak-anak saat ini kalau bukan Frozen characters ?? ^____*

Karena kebaikan hati sang putri, rakyat jelata negeri dongeng diijinkan masuk melihat-lihat isi ‘rumah’ Wijcheline, gratis tanpa pungutan biaya (hooraayy to the princess!!). Sebagai bukti kasih Wijcheline kepada rakyatnya, maka digelar banyak hiburan rakyat seperti musik orkestra, koor, dan lain sebagainya.

 

 

Ahh, saya tutup disini cerita Wijcheline. Saya kehabisan kata untuk bercerita.. Memang dasarnya saya tak berbakat menjadi penulis cerita dongeng… Level imajinasi saya masih sejengkal dari tanah hehehe…

Intinya, festival ini sangat ‘menjual’ karakter film Frozen. Sayang saja, padahal banyak cerita dongeng Eropa yang menarik untuk diangkat menjadi tema. Sepertinya penyelenggara acara tidak mau terlalu repot mempersiapkan programa, dan menyodorkan the crowd loving characters sebagai daya tarik utama.

Setelah baru saja menikmati pasar Natal Strasbourg, bisa dibilang festival ini agak sedikit kebanting. Tapi for the sake of being Wijcheners, saya menghargai usaha pemerintah Wijchen membuat festival Natal yang berbeda dari biasanya. Saya berharap tahun depan (dan selanjutnya), ada inovasi baru dan penggarapan yang lebih baik lagi untuk bisa menjangkau pengunjung yang bukan hanya penduduk Wijchen saja, tapi juga penduduk dari kota tetangga (bahkan negara tetangga)..

Mvg,

debagpacker-signature

Advertisements

9 Comments Add yours

  1. Gara says:

    Padahal Eropa adalah asal dari semua dongeng tentang kastil dan putri yang ada di dalamnya ya Mbak. Yep, memang sayang banget kalau suatu daerah tidak menggali kekayaan budaya dan ceritanya, tapi malah mengambil cerita dari luar, mumpung tenar… itu salah banget, seolah kotanya tidak punya identitas. Padahal kan mestinya banyak, ya?
    Mudah-mudahan tahun depan perayaan Natal-nya lebih semarak dan lebih berciri khas ya Mbak.

    1. Setuju denganmu…
      Memang sih sebenarnya kalo digali ke akarnya, cerita Frozen masih membawa nafas dongeng Eropa, krn cerita film tsb terinspirasi dongeng karya HC Anderson.. Tapi yah, krn hanya terinspirasi doang, tidak sepenuhnya mengadaptasi cerita, jd saya lebih suka mengkategorikan Frozen sebagai dongeng Hollywood hahaha… ^___^

      1. Gara says:

        Iya, dongeng Eropa pasti punya keunikannya sendiri Mbak, yang otentik dan sangat kaya akan identitas unik :)).

      2. Dongeng Indonesia pun pantas dibanggakan, Gara…. Timun Mas, Jaka Tarub, dll tak kalah otentik dan kaya identitas…

      3. Gara says:

        Betul sekali!

  2. denaldd says:

    Kastilnyaaa 😍😍 itu yang disorot lampu warna warni kastil kan ya Pat? Baguuss

    1. Iya Den, kastil itu satu2nya highlight di Wijchen hahhaaa… ^____^

  3. wah seru sekali ini ! banyak acaranya. * masuk list tahun depan

    1. Iya seruu Andine…Tapi ga pake banget hehhee… Kalo programma nya msh kyk yg ini sih aku bilang save your penny for other christmas markets hehehe… Tp mudah2an sih taun dpn lebih tertata lagi, spy aku bisa dgn bangga mengundangmu datang hehehe… ^____^

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s