Hallstatt, permata Austria

Hallstatt adalah sebuah desa kecil kesayangan penduduk Austria yang terletak di pinggiran danau bernama Hallstätter See. Mengunjungi desa ini paling pas jika dikombinasi dengan liburan ke kota besar Austria, seperti Vienna atau Salzburg.

Saya sudah cukup lama mendengar dari teman-teman cerita tentang Hallstatt, hidden gem Austria ini. Tapi karena kami belum punya hati menelusuri Eropa bagian tengah, keinginan ke desa ini lalu terlupakan. Thanks to Ma en Pa, niat yang sempat terkubur akhirnya terwujud juga…. 

Mencapai Hallstatt dari apartemen kami di Jerman melewati rute jalan yang sangat tidak mainstream, alias melewati jalan desa, jalan sempit, dimana di kiri hutan dan di kanan aliran sungai, dengan rumah penduduk yang berjarak beberapa ratus meter satu dengan yang lain. Saya sempat menyalahkan alat navigasi kami yang sudah beberapa bulan tidak update. Bayangkan saja, kami bertemu kawanan sapi lebih sering daripada berpapasan mobil, …apalagi bertemu sekumpulan orang hahaha *garukdinding* ^____^

Hallstatt, the hidden gem of Austria
Hallstatt, Austria’s little secret

Hallstatt, the hidden gem of Austria
Hallstatter See

***

Desa ini unik karena letaknya seperti ‘terperangkap’ di tengah lembah dan ‘dipagari’ oleh danau luas. Lihat saja tempat parkiran kami. Saya seperti masuk di alam khayalan, membayangkan mungkin seperti inilah the Valley of Peace tempat Po mengejar mimpinya menjadi penyelamat Cina… Ditambah dengan kabut dan awan tebal yang menyelimuti gunung batu…., itu sudaaahhhhh….. ^___*

Hallstatt, the hidden gem of Austria

***

Salah satu situs jalan-jalan menyarankan, ketika mengunjungi Hallstatt make sure it’s not a strong rainy day!! Jiaahhh…., andai saya punya superpower mengalihkan hujan ke tempat lain… Entah mimpi apa kami malam sebelumnya, kunjungan kami ke Hallstatt dihiasi hujan yang hampir tak kenal kata berhenti 😦

Oma dan opa yang tampaknya lelah (atau bosan dibawa mengunjungi desa??) tampak tidak antusias kami ajak bereksplorasi. Yaahh, siapa juga yang mau keliling kota di bawah guyuran air hujan. Basah, becek, ga ada ojek… :p

Klop sudah, kami harus kembali ke kota ini lagi. Anggap saja kunjungan ini sebagai sebuah teaser… Next time ada rejeki dan umur panjang, mari kita ubek-ubek Hallstatt.. Siipp ayah..?? ^____*

Hallstatt, the hidden gem of Austria
Foto prewedding yang tertunda 41 tahun haha ^____*

debagpacker-signature

Advertisements

8 Comments Add yours

  1. evy says:

    cuma 1 kata … indah ! 🙂

    1. Setuju mba… Tempatnya mmg indah 😍😍

  2. BaRTZap says:

    Kayaknya saya bakal betah banget kalau mengunjungi tempat ini. Btw memungkinkan gak sih mengunjungi Hallstat secara backpacker? Ada angkutan yang kira-kira bisa membawa kita ke situ?

    1. Memungkinkan koq.. Rata2 starting point nya di Salzburg, lalu either pake train ato pake bus.

      1. BaRTZap says:

        Siiip, makasih infonya mbak 🙂

  3. Dita says:

    aaaak aku pengen banget ke Hallstatt….Austria itu emang cantik bangeeeet, ngarep bisa kuliah S2 di sana biar sekalian jalan2

    1. Iya bener, Austria itu cakep… Orang sini kalo mau liburan menikmati Alpen, lebih milih ke Austria daripada Swiss… Semoga sukses daftar S2 nya yaaa… (fighting!!)

Leave a Reply to evy Cancel reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s