Di bawah mentari Toscana: Val d’Orcia

Italia memang merupakan tempat paling ideal untuk berplesiran. Semua yang dicari orang dalam liburan ada disana. Makanan lezat, pemandangan indah, minuman anggur yang enak, dan sejarah peradaban masa lalu yang luar biasa. Saya jatuh cinta dengan Italia pada kunjungan pertama… Cinta saya makin bertambah-tambah dalam kunjungan-kunjungan selanjutnya. Kekayaan wisata Italia tidak sedikit, namun tidak semua…

Di bawah mentari Toscana: Siena

Menikmati hidup di bawah sinar mentari Toscana merupakan impian banyak orang, secara khusus mereka yang tinggal di negara empat musim. Toscana, atau Tuscany, adalah salah satu A-list tempat berlibur dalam bucket wish suami. Setelah mengintip koleksi foto-foto Toscana di internet, saya pun jadi ikut tertawan dengan kecantikannya.

Bermain catur di pusat kota Salzburg

Dalam hembusan angin sejuk musim semi, saya berjalan bergandengan tangan dengan duo krucil, bersama Pa dan Ma yang juga berjalan berpegangan tangan (karena kedinginan! hehe) di belakang, menyusuri lorong-lorong berbatu di pusat kota Salzburg. Hal ini tak pernah saya mimpikan sebelumnya…

Hallstatt, permata Austria

Hallstatt adalah sebuah desa kecil kesayangan penduduk Austria yang terletak di pinggiran danau bernama Hallstätter See. Mengunjungi desa ini paling pas jika dikombinasi dengan liburan ke kota besar Austria, seperti Vienna atau Salzburg. Saya sudah cukup lama mendengar dari teman-teman cerita tentang Hallstatt, hidden gem Austria ini. Tapi karena kami belum punya hati menelusuri Eropa bagian tengah, keinginan ke…

Kastil Neuschwanstein

Perjalanan mengitari sebelah barat daya Bavaria terasa belumlah lengkap jika belum berfoto selfie dengan latar belakang kastil Neuschwanstein, kastil yang begitu terkenal se-Eropa, bahkan se-dunia. Mencapai kastil dari ticketcenter benar-benar sebuah perjuangan. Antriannya sungguh panjang berkelokan. Bahkan untuk naik bus khusus pengunjung atau untuk naik kereta kuda pun, kami harus masuk antrian panjang. Daripada waktu…

Membawa Ma dan Pa mengagumi Alpen

Secara mengejutkan, kami mendapat kunjungan singkat dari oma dan opa NayLa. Seperti yang pernah saya ceritakan, tahun lalu mama saya terkena serangan strok ringan. Walau, –puji Tuhan–, Ma sudah berangsur sembuh, tapi beliau masih belum pulih paripurna. Apalagi dengan kesibukan Ma dan Pa. Tahu kan bagaimana sibuknya Indonesia kita itu. Tidak ada hari yang lewat tanpa agenda….

Warna warni Cinque Terre

Cinque Terre adalah sebuah kawasan tua desa nelayan yang terletak di pesisir Italian Riviera. Seperti arti Cinque Terre yaitu Five Lands, atau lima daratan, maka kawasan ini terdiri dari lima desa unik bernama Monterosso al Mare, Vernazza, Corniglia, Manarola, dan Riomaggiore. Sudah pasti bisa ditebak, kawasan antik ini masuk dalam daftar situs warisan dunia UNESCO.

Mengecap Keindahan Jungfrau

Switzerland merupakan negara yang ibaratnya sebuah kontes kecantikan. Yang keluar sebagai pemenang pada akhirnya diukur dari preferensi dan selera juri bukan pada tingkatan kecantikan peserta, karena pada dasarnya semua peserta adalah sama cantiknya. Di Swiss, setiap pelosok memiliki magnet kecantikan yang sama. Saya percaya betul, kemanapun kaki melangkah, selama itu masih di Swiss, maka anda tak…

Schloss Johannisburg, Aschaffenburg

Liburan akhir pekan kami (jika bisa disebut demikian), ditutup dengan sebuah kunjungan singkat ke sebuah kota bernama Aschaffenburg. Kota kecil yang berpenduduk hanya sekitar 70.000 jiwa ini terletak sekitar setengah jam berkendara dari Frankfurt. Yang menarik mata ketika mendatangi kota ini adalah kastil yang terletak persis di tepi sungai Main; Schloss Johannisburg namanya.

Natal yang tertunda di Rothenburg ob der Tauber

Hari itu tercatat sebagai hari yang luar biasa, seharusnya! Apa daya, pagi-pagi benar dari jendela mobil terlihat butiran-butiran air yang mengguyur perlahan-lahan. Saya menghela nafas panjang, mulai membayangkan bagaimana jadinya perjalanan ini jika hujan turun padahal salju pun belumlah hilang…

Sebuah winterscape ke kota Würzburg

Agak lucu juga saya menyebut ini sebuah winterscape. Seyogyanya sebuah winter escape adalah perjalanan menghindari dinginnya winter… Perjalanan kami ini malah kebalikannya, dari tempat dingin ke tempat yang lebih dingin lagi…hehehe… ^_____^ **** Pagi-pagi benar, kami mengendarai si biru membelah A3 menembus kabut yang cukup tebal… Saya sampai harus mengecilkan musik agar bisa berkonsentrasi penuh…

Lembah Semois, Ardenne

Cerita ini mestinya dibagikan sekitar dua minggu yang lalu. Tapi status sebagai pelajar (lagi), membuat saya tergopoh-gopoh dengan waktu… Saya bukan sedang mengeluh, tapi I just wish the time would be ticking more than 24 hours a day  … Sekitar dua pekan lalu kami jalan-jalan ke Ardenne memuaskan hasrat ingin hunting foto disana… Sebenarnya bukanlah waktu…