Sebuah winterscape ke kota WΓΌrzburg

Agak lucu juga saya menyebut ini sebuah winterscape. Seyogyanya sebuah winter escape adalah perjalanan menghindari dinginnya winter… Perjalanan kami ini malah kebalikannya, dari tempat dingin ke tempat yang lebih dingin lagi…hehehe… ^_____^ **** Pagi-pagi benar, kami mengendarai si biru membelah A3 menembus kabut yang cukup tebal… Saya sampai harus mengecilkan musik agar bisa berkonsentrasi penuh…

Lembah Mosel (bag. 2)

Dari Cochem destinasi selanjutnya adalah Koblenz. Sama seperti kemarin hari, perjalanan kali ini pun disisipi dengan persinggahan singkat di kota kecil bernama Beilstein. Jika dilihat dari segi ukuran kota, saya rasa ini bisa dibilang desa. Desa Beilstein masih termasuk dalam wilayah pemerintahan Cochem.

Lembah Mosel (bag. 1)

Libur pendek musim dingin yang lalu, kami sekeluarga diajak ayah berakhir pekan di Moselle Valley. Ini terhitung liburan dadakan, karena diputuskan sangat last minute, untuk mengisi libur Natal anak-anak sekaligus recharging bunda yang sudah empat bulan teler karena dikejar banyak deadline kepepet ^____*.

EKO-Haus der Japanischen Kultur, Dusseldorf

Kota Dusseldorf di Jerman bisa jadi merupakan ‘ibukota’ Jepang di Eropa. Bukan saja karena Dusseldorf tampaknya adalah pusat kulinari Jepang di Eropa (baca disini ceritanya), tapi juga karena di kota ini terdapat dua taman yang sangat ‘Japonaise’ yaitu Japanese Garden, dan EKO-Haus der Japanischen Kultur. EKO-Haus der Japanischen Kultur merupakan pusat kebudayaan Jepang di Dusseldorf….

Kernie’s Familiepark Wunderland Kalkar, Jerman

Weekend kali ini ayah dan bunda mengajak krucil bermain-main di Kernie’s Familiepark. Kebetulan jaraknya dari rumah tidak lebih dari 1 jam, menurut Google maps. Karena krucil kami masih batita yang belum bisa menikmati semua wahana permainan, kami berkeputusan untuk membeli tiket sore, dimana harganya jatuhnya jauh lebih murah. Perbandingannya, untuk sehari penuh tiket dibandrol seharga…